Klaim Pihaknya Berhasil Tekan Angka Tren Kasus Baru Covid-19 di DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria : Kita Disiplin

- 7 Agustus 2021, 20:53 WIB
Ambulans beriringan memasuki Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta.
Ambulans beriringan memasuki Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta. /Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay

MEDIA JABODETABEK - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan tiga strategi dalam pengendalian kasus Covid-19 selama satu minggu terakhir di Jakarta.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya telah menggalakan sosialisasi dan kampanye terkait pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) dan menghimbau masyarakat agar tetap di rumah.

Selain itu, ia juga menyebut bahwa Pemprov sudah secara disiplin bertanggung jawab selama kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 berlangsung.

Baca Juga: Epidemiolog: Jika Tidak Ada Penurunan Kasus, PPKM Harus Dihentikan Secara Total

"Kedua, Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T (testing, tracing, dan treatment) sebagai strategi laju yang baik," ujarnya dikutip Mediajabodetabdek.com pada Sabtu, 7 Agustus 2021.

Ketiga, lanjut Riza, meningkatkan kerja sama yang baik dengan satgas-satgas yang ada, mulai dari tingkat provinsi sampai ke tingkat RT/RW.

Pihaknya menekankan upaya tersebut guna mempertahankan tren baik selama pandemi berlangsung di Jakarta dalam satu minggu terakhir.

Baca Juga: Pengamat Sebut Pemerintah RI Tidak Mengedepankan Sains dalam Penanganan Kasus Covid-19

Ia berharap, semua pihak agar tidak melonggarkan ikat pinggang, apalagi sampai abai terhadap prokes meski tren kasus Covid-19 tergolong landai.

Selain itu, ia menilai jika tahun lalu kasus dengan mudahnya meningkat lantaran acuhnya masyarakat terhadap prokes, walaupun sebelumnya angka tersebut tergolong turun.

"Justru di masa sekarang, di mana terjadinya perbaikan, kita tingkatkan disiplin. Sekarang kita bersyukur terjadi penurunan signifikan. Tentu haru didukung disiplin dan tanggung jawab seluruh masyarakat agar tetap berada di rumah, laksanakan protokol kesehatan dan laksanakan PPKM Level 4 sebaik mungkin," katanya.

Baca Juga: Lirik dan Chord Lagu Berdiri Bulu Romaku-Hetty Koes Endang yang Sedang Viral di Tik Tok

Diketahui sebelumnya, dalam sepekan telah terjadi penurunan angka tren kasus baru sekitar 1.000 hingga 3.000 orang per hari. Pada Jumat, 6 Agustus, berada di angka 2.185, kemudian tingkat kematian 1,5 persen dan kesembuhan saat ini 96,6 persen.

"Tes PCR kita tetap dilaksanakan dalam kisaran jumlah 15 sampai 20 kali lipat dari standar WHO yang berkontribusi 29,7 persen terhadap jumlah tes nasional," tuturnya.

Wagub menyebutkan, tingkat keterisian rumah sakit atau Bed Occipancy Rate (BOR) sudah menurun menjadi 47 persen untuk ruang isolasi dan ICU yang turun sebanyak 70 persen.

Baca Juga: Tips Nabung dan Investasi Bagi Pemilik Gaji Rp3 Juta Lengkap dengan Contoh Perhituangannya

Perihal tersebut juga diperkuat dengan adanya penyuntikan 8,2 dosis vaksin (CoronaVac) pada termin pertama dan 3,2 juta untuk termin kedua. Terlebih pihaknya memberikan hak dan pelayanan yang sama bagi warga non-DKI.***

Editor: Eria Winda Wahdania

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Rekomendasi

Terkait

Terkini

x