WNA Asal India Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Lombok Kabur Dari Tempat Karantina

- 21 Juli 2021, 16:45 WIB
Sejumlah aparat keamanan berkoordinasi di Hotel Holiday Inn Jalan Gajah Mada, Jakarta yang dijadikan tempat karantina WNA asal India
Sejumlah aparat keamanan berkoordinasi di Hotel Holiday Inn Jalan Gajah Mada, Jakarta yang dijadikan tempat karantina WNA asal India /Antara Foto/Reno Esnir

MEDIA JABODETABEK - Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Puskesmas Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan penjemputan terhadap Patel Sagar Sureshbhai, Warga Negara Asing (WNA) asal Mumbai India lantaran terkonfirmasi positif Covid-19.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengatakan, satgas Covid-19 dengan pengawalan personel Polsek Senggigi menjemput Patel dari Hotel Holiday Resort Lombok, Kabupaten Lombok Barat.

"Yang bersangkutan dijemput siang tadi dari Hotel Holiday Resort Lombok dan langsung dibawa ke RSUD Provinsi NTB untuk mendapat penanganan sesuai prokes (protokol kesehatan) Covid-19," katanya dikutip Mediajabodetabek.com dari ANTARA pada Rabu, 21 Juli 2021.

Baca Juga: Catat, Ini Daftar Daerah yang Menerapkan PPKM Darurat Setelah Diperpanjang Sampai 25 Juli 2021

Diketahui, dua hari sebelumnya, Patel telah mengantongi surat keterangan hasil tes PCR yang mengatakan bahwa dirinya positif Covid-19. Selain itu, ia sempat melakukan perjalanan ke Bali lewat pelabuhan di Pemenang dengan menggunakan kapal cepat.

Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Mataram Wilayah Kerja (Wilker) Pemenang yang mendapatkan kasus Patel terkonfirmasi positif Covid-19, langsung berkoordinasi dengan Seksi Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi (PKSE) KKP Kelas II Mataram.

"Awalnya diarahan untuk karantina di Hote Medana Bay Marina Lombok," ujarnya.

Baca Juga: Biodata Hingga Akun Instagram Alino Octavian, Pemain Sinetron Suara hati Istri yang Meninggal Dunia Hari Ini

Namun, lanjut Artanto, Patel menolak untuk menjalani karantina di hotel yang berada di wilayah Kabupaten Lombok itu, dan memilih untuk isolasi mandiri (isoman) di Sheraton Senggigi Beach Resort, Kabupaten Lombok Barat pada Selasa, 20 Juli.

Opsi yang diambil Patel justru ditolak oleh pihak hotel. Sebagai upaya tindak lanjut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Lombok Barat berkoordinasi dengan Rymah Sakit Universitas Mataram (Unram).

Halaman:

Editor: Ricky Setiawan

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X